Women Medical
Diperuntukan terutama bagi wanita usia produktif untuk menapis kemungkinan ada nya kelainan pada organ alat kelamin dalam, payudara serta tulang sebagai organ yang ketebalan nya sangat dipengaruhi oleh status hormonal wanita. Prevention yang saat ini baru tersedia hanya untuk mencegah kanker mulut rahim.
1. Pap Smear
Apusan Papanicolou, suatu tindakan untuk mengetahui perubahan pertumbuhan sel-sel mulut rahim, yang sangat rentan tumbuh menjadi satu sel ganas dalam suatu gradasi yang sangat beragam, dari perubahan tersebut, berarti mencegah wanita menderita akibat kanker mulut rahim lanjut. Pap-smear dianjurkan pada wanita yang telah menikah atau setidak nya 3 tahun sebelum nya telah melakukan aktivitas seksual. Pap-smear hanya dianjurkan 1x dalam setahun. Apabila dalam 3 tahun berturut-turut (3x pep-smear) didapatkan hasil yang normal, maka pemeriksaan berikut nya cukup 1x dalam 2 tahun. Hanya diperlukan waktu beberapa menit untuk persiapan dan pelaksanaan pemeriksaan pap-smear, tidak menyakitkan meski kadang kurang nyaman.
2. Kolposkopi
Kolposkopi adalah tindakan meneropong mulut rahim melalui vagina dengan alat khusus, sehingga dapat memvisualisasikan perubahan bentuk, warna, dan menunjukan lokasi yang dicurigai sebagai kelainan, untuk kemudian dapat dilakukan biopsi terarah. Tindakan ini kadang dilakukan setelah pap-smear atau setelah dilakukan hasil pemerikasaan pap-smear tidak normal.
3. Ultrasanografi
Ultrasanografi genitalia interna kebanyakan dilakukan melalui probe USG yang dilakukan melalui vagina, kecuali pada tumor lanjut yang telah cukup besar USG dilakukan melalui dinding perut. Pencintraan organ kelamin dalam melalui USG sangat penting dan perlu, bagi wanita yang mempunyai keluhan di panggul atau organ intim dalam. Tumor genitalia seperti ; kista, mioma, penebalan dinding rahim, perlekatan dan lain-lain, dapat dilihat dengan akurasi yang tinggi dengan alat yang canggih terkini, tentunya ditangan ahli yang terlatih. Kemungkinan tumor tersebut ganas atau tidak juga dapat dipindai dengan mengetahui adanya peningkatan arus darah, adanya pembulu darah baru disekitar tumor, pertumbuhan papiler, ketebalan dan konsistensi nya. Meski tidak rutin dilakukan, namun perlu dilakukan bila wanita merasakan keluhan, punya riwayat tumor dalam keluarga atau dianjurkan oleh dokter ginekologi nya.
4. Vaksinasi HPV
Pemberian suntikan vaksinasi untuk mencegah HPV. Virus ini dapar menyebabkan kanker mulut rahim, merupakan kanker satu-satunya yang dapat dicegah dengan vaksinasi.
Tinggalkan sebuah Komentar »
Umpan RSS untuk komentar-komentar pada tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan Balasan
Blog pada WordPress.com. | Tema: Pool oleh Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.




















